The Story of Hud Hud

Bismillahirahmanirrahim
Assalamualaikum w.b.t.

Oh man, do not marry just for the sake of having someone to care for you. You'll be surprised on the amount of responsibilities you'll have. If you miss one even though the knowledge is within you, you'll still be accountable for that. You'll definitely be questioned.

Fuits! (beria the bloke cerita gaya makan to the lady. hehe.)
Kalau local fruits I suka ciku, manggis, mangga, and durian.

  • More beautiful stories can be read in the Al- Quran aber today I would like to share with you lot a plot that kids normally watch on t.v. ie. cartoon. But this did happen with Allah's will...
Dan dia (Sulaiman) memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang". [20-21]
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini, Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgahsana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Allah tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia. Tuhan yang mempunyai 'Arsy yang besar". [22-26]
Alhassan Alayoubi listening to her Tok Mama explaining
about something.

Berkata Sulaiman: "Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan". [27-28]
Berkata ia (Balqis): "Hai pembesar-pembesar. sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya; "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahawa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri"." [29-31]
Berkata dia (Balqis): "Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majlis (ku)". Mereka menjawab: "Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan". Dia berkata: "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, nescaya mereka membinasaknnya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu". [32-35]
Alhassan Alayoubi still considering Tok Mama's explanation.
"Hmmm.....", Almira.

  • To be continued.....
  • Guess what happened next. If you can't wait for tomorrow's entry ie. the continuation, you may read this story in Al-Quran: Surah An-Naml (27)
  • InsyaAllah, I'll type the rest tomorrow.

Popular Posts